Minggu, 06 November 2016

BANYAK SHALAWAT TAPI TIDAK MENDAPAT SYAFA'AT

Manusia yang pertama-tama yang diberi wewenang oleh Allah ﷻ memberi syafa'at untuk menolong umatnya kelak dihari kiamat adalah Nabi Muhammad ﷺ Imam Al-Busiri dalam kubahan syairnya berkata: يَا أَكْرَمَ الْخَلْقِ مَالِيْ مَنْ أَلُـــوذُ بِه.ِ # سِوَاكَ عِنْدَ حُلُولِ الحَادِثِ العَمَم ِ. Wahai makhluk paling mulia, tiada orang tempat perlindungan hamba Selain engkau baginda, dikala huru-hara kiamat melanda semua manusia. Syair tersebut sesuai dengan firman Allah ﷻ dalam surat Ad-dhuha yang artinya : Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.(Qs Ad-dhuha: 5) Di riwayatkan dari Atha' yang bersumber dari Ibnu Abbas, ia berkata : yang dimaksud pemberian Allah ﷻ dalam ayat tersebut adalah Allah ﷻ memberi izin kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk memberi syafa'at kepada umatnya sampai beliau puas. Mari kita perbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ agar kita mendapatkan syafaat beliau kelak di negeri akhirat. Di dalam hadis-hadis tentang keutamaan shalawat di antaranya; Rasulullah ﷺ bersabda: من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafa'at pada hari kiamat. (HR. Ibnu Syahin ). Nabi Muhammad ﷺ bersabda: فمن كان أكثرهم علي صلاة كان أقربهم مني منزلة Barangsiapa yang paling banyak bershalawat atasku,maka ia adalah orang yang paling dekat kedudukannya (disurga) denganku (HR. Al-Baihaqi dalam Sunan Kubra) Dari Abdullah ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: " أولى الناس بي يوم القيامة أكثرهم علي صلاة " . Orang yang paling berhak mendapat syafa'atku kelak di hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca salawat untukku. (HR. At-Tirmidzi ) Ada manusia yang sewaktu di dunia rajin membaca shalawat namun di akhirat tidak mendapatkan syafa'at !! siapakah manusia tersebut ? Manusia yang rajin bershalawat namun tidak mendapat syafa'at salah satunya yaitu manusia yang meninggalkan kewajiban shalat, walaupun dia banyak-banyak bersholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ tapi kalau dia meninggalkan shalat maka dia tidak akan mendapatkan syafa'at dari Nabi Muhammad ﷺ Allah ﷻ berfirman : tidak akan mendapatkan pertolongan/syafa'at kecuali manusia yang telah mengadakan perjanjian dengan Allah ﷻ لا يملكون الشفاعة إلا من اتخذ عند الرحمن عهدا Mereka tidak berhak mendapat syafa'at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah. (Qs: Maryam; 87) Perjanjian yang dimaksud dalam ayat tersebut di antaranya adalah shalat lima waktu. Disebutkan didalam kitab Arbaur Rosaail sesungguhnya Malaikat Jibril pernah datang kepada Nabi Muhammad ﷺ dan berkata : يا محمد , تارك الصلاة ماله نصيب من حظوظك ولا فى شفاعتك ولا هو من أمتك. Wahai Muhammad, orang yang meninggalkan shalat, tidak ada bagian untuk dia dari bagian-bagianmu dan dia tidak mendapatkan syafa'atmu bahkan dia dikeluarkan dari golongan umat-Mu. والله أعلم....