Senin, 07 November 2016

ISLAM AGAMA DALIL

ISLAM AGAMA DALIL IKUTI DALIL-DALIL NABAWI BUKAN DALIL-DALIL WAHABI Al-Quran adalah sumber dalil-dalil hukum yang pertama dan As-sunnah adalah sumber dalil-dalil yang kedua. Di dalam hadits yang di riwayatkan oleh Imam Ahmad dan imam Abu Daud. Rasulullah ﷺ bersabda; رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال ألا إني أوتيت الكتاب ومثله معه [رواه أبو داود وأحمد] "Aku ini di beri oleh Allah Al-Qur'an, dan ada yang semisal dengan Al-Quran yaitu hadist". Oleh sebab itu seorang muslim harus berhujjah dengan dalil-dalil Nabawi yang bersumber dari Al-Quran maupun As-sunnah yang qath'i, jelas, adil, bijaksana, tegas. Dan telah di jelaskan serta di jabarkan oleh para ulama dan imam madzhab, para ulama Ahli fiqih para ulama ahli hadits dan ahli tafsir serta para ulama ahlu sunnah wal-haq dengan rinci dan detail. Mengapa kita dilarang berhujjah dengan dalil-dalil selain dalil-dalil Nabawi yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Sebab selain dalil-dalil Nabawi adalah dalil-dalil Bathil. Dan yang lebih parah lagi adanya kelompok- kelompok yang menggunakan dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah untuk kebathilan. Seperti contoh-nya : Ayat-ayat Al-Quran yang di turunkan untuk orang kafir, mereka gunakan untuk mengkafirkan umat islam. Ayat-ayat Al-Quran yang turun berkenaan untuk orang musyrik mereka gunakan untuk mensyrikkan umat islam. Hadits-hadits tentang ahlul bid'ah mereka tujukan untuk membid'ahkan Ahlussunnah. Dan masih banyak lagi lainya. Menggunakan dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah untuk kebathilan merupakan suatu bentuk penipuan dan dusta yang nyata atas nama agama. الله المستعان.....