Sabtu, 26 November 2016

MANUSIA TERBAGI EMPAT GOLONGAN

Dawuh Syeikh Abdul Qodir al-Jailani Q.S. bahwa manusia itu terbagi atas empat golongan : PERTAMA ; Golongan orang yang tidak mempunyai lisan dan hati. Mereka adalah golongan pelaku ma'siyat juga bodoh, maka berhati hatilah agar engkau tidak menjadi bagian dari mereka, karena mereka ahli adzab. KEDUA ; Golongan orang yang hanya mempunyai lisan namun tidak memiliki hati. Mereka berbicara dan menyampaikan hikmah namun tidak mengamalkannya, mereka mengajak manusia kepada Allah, namun mereka lari menghindar dari Allah. Jauhi mereka, agar engkau tidak terlena oleh lisannya dan kemudian engkau ikut terbakar oleh ma'siyat yang dilakukannya, dan kemudian bau bangkai hati mereka membunuhmu. KETIGA ; Golongan orang yang hanya mempunyai hati namun tak punya lisan. Mereka adalah orang yang beriman yang sengaja Allah menutupi mereka dari pandangan manusia, Allah menganugrahkan mereka hanya melihat pada aib dan kekurangannya, Allah menyinari hati mereka, dan Allah memberitahu mereka akan kerusakan ketika bergaul dengan manusia, dan kerusakan ketika berbicara dengan ucapan yang buruk. Mereka adalah waliyullah, mereka terjaga dalam satar Allah, mereka melaksanakan segala kebaikan, maka carilah mereka , gauli mereka, berkhidmahlah pada mereka, niscaya Allah mencintaimu. KEEMPAT ; Golongan orang yang belajar ilmu dan mengajarkan ilmu serta mengamalkan ilmunya. Mereka adalah al-'aalim billahi, mereka mengetahui Allah dan pada ayat-ayatNya. Allah menitipkan kepada mereka, ilmu yang agung, Allah lapangkan dada/hati mereka untuk menerima berbagai ilmu pengetahuan. Maka hati hati dan waspadalah, jika engkau menyalahi dan menjauhi mereka, serta tidak kembali pada nasihat nasihatnya. ๐Ÿ“šRujukan Kitab : Nashoihul 'Ibad : hal 15 ูˆุงู„ู†ุงุณ ุชู†ู‚ุณู… ุงู„ู‰ ุงุฑุจุนุฉ ุงู‚ุณุงู… ูƒู…ุง ู‚ุงู„ู‡ ุณูŠุฏู‰ ุนุจุฏ ุงู„ู‚ุงุฏุฑ ุงู„ุฌูŠู„ุงู†ูŠ ู‚ุฏุณ ุงู„ู„ู‡ ุณุฑู‡: ุฑุฌู„ ู„ุง ู„ุณุงู† ู„ู‡ ูˆู„ุง ู‚ู„ุจ، ูˆู‡ูˆ ุงู„ุนุงุตู‰ ุงู„ุนุฑ ูุงุญุฐุฑ ุงู† ุชูƒูˆู† ู…ู†ู‡ู… ูˆู„ุง ุชู‚ู… ููŠู‡ู… ูุงู†ู‡ู… ุงู‡ู„ ุงู„ุนุฐุงุจ. ูˆุฑุฌู„ ู„ู‡ ู„ุณุงู† ุจู„ุง ู‚ู„ุจ، ููŠู†ุทู‚ ุจุงู„ุญูƒู…ุฉ ูˆู„ุง ูŠุนู…ู„ ุจู‡ุง، ูŠุฏุนูˆ ุงู„ู†ุงุณ ุงู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ูˆู‡ูˆ ูŠูุฑ ู…ู†ู‡ ู„ุฆู„ุง ูŠุฎุทููƒ ุจู„ุฐูŠุฐ ู„ุณุงู†ู‡ ูุชุญุฑู‚ูƒ ู†ุงุฑ ู…ุนุงุตูŠู‡ ูˆูŠู‚ุชู„ูƒ ู†ุชู† ู‚ู„ุจู‡. ูˆุฑุฌู„ ู„ู‡ ู‚ู„ุจ ุจู„ุง ู„ุณุงู† ูˆู‡ูˆ ู…ุคู…ู† ุณุชุฑ ุงู„ู„ู‡ ุนู† ุฎู„ู‚ู‡ ูˆุจุตุฑู‡ ุจุนูŠูˆุจ ู†ูุณู‡ ูˆู†ูˆุฑ ู‚ู„ุจู‡ ูˆุนุฑูู‡ ุบูˆุงุฆู„ ู…ุฎุงู„ุทุฉ ุงู„ู†ุงุณ ูˆุดุคู… ุงู„ูƒู„ุงู…، ูู‡ุฐุง ุฑุฌู„ ูˆู„ูŠ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู…ุญููˆุธ ูู‰ ุณุชุฑ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰، ูุงู„ุฎูŠุฑ ูƒู„ ุงู„ุฎูŠุฑ ุนู†ุฏู‡، ูุฏูˆู†ูƒ ูˆู…ุฎุงู„ุทุชู‡ ูˆุฎุฏู…ุชู‡ ููŠุญุจูƒ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰. ูˆุฑุฌู„ ุชุนู„ู… ูˆุนู„ู… ูˆุนู…ุฌ ุจุนู„ู…ู‡ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุนุงู„ู… ุจุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ูˆุขูŠุงุชู‡، ุงุณุชูˆุฏุน ุงู„ู„ู‡ ู‚ู„ุจู‡ ุบุฑุงุฆุจ ุนู„ู…ู‡ ูˆุดุฑุญ ุตุฏุฑู‡ ู„ู‚ุจูˆู„ ุงู„ุนู„ูˆู…، ูุงุญุฐุฑ ุงู† ุชุฎุงู„ูู‡ ูˆุชุฌุงู†ุจู‡ ูˆุฉุฑูƒ ุงู„ุฑุฌูˆุน ุงู„ู‰ ู†ุตูŠุญุชู‡.