Senin, 07 November 2016

KISAH-KISAH ISRA' DAN MIKRAJ

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far dan Rauh bin Mu'in, keduanya mengata­kan; telah menceritakan kepada kami Auf dari Zurarah bin Aufa, dari Ibnu Abbas yang telah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: setelah Rasulullah ﷺ menjalani Isra' pada malam hari, maka pada pagi harinya beliau berada di kota Mekah dengan perasaan bahwa orang-orang pasti akan mendustakannya. Rasulullah ﷺ duduk sendirian dalam keadaan sedih. Kemudian melintas Abu Jahal dan meng­hampirinya kemudian duduk bersamanya. Kemudian Abu Jahal berkata dengan sinis, "Apa­kah ada berita baru?" Rasulullah ﷺ menjawab, "Ya, ada" Abu Jahal berta­nya, "Apakah berita itu?" Nabi ﷺ menjawab, "Tadi malam saya baru melakukan Isra' (perja­lanan di malam hari)." Abu Jahal bertanya, "Kemana?" Nabi ﷺ men­jawab, "Ke Baitul Maqdis." Kemudian Abu Jahal bertanya, "Lalu pagi harinya engkau berada di sini di antara kami?" Nabi ﷺ menjawab, "Ya." Abu Jahal tidak langsung menanggapi ucapan Nabi ﷺ juga tidak langsung mendustakannya; karena ia merasa bila hal itu dicerita­kan kepada kaumnya, mereka tidak akan percaya. Maka Abu Jahal berkata, "Bagaimanakah pendapatmu jika saya panggil kaummu? Apakah kamu akan menceritakan juga kepada mereka apa yang baru kamu ceritakan kepadaku?" Nabi ﷺ menjawab, "Ya." Lalu Abu Jahal berkata, "Hai seluruh orang-orang Bani Ka'b ibnu Luay!" Tidak lama kemudian orang-orang berdatangan ke tempat Nabi ﷺ Mereka datang dan langsung duduk di tempat tersebut (tempat Nabi ﷺ dan Abu Jahal). Kemudian Abu Jahal berkata, "Berceritalah kepada kaummu seperti yang telah engkau ceritakan kepadaku tadi." Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya tadi malam saya menjalani Isra'." Mereka bertanya, "Menuju ke mana?" Nabi ﷺ menjawab, "Ke Baitul Maqdis." Mereka bertanya, "Kemudian pagi harinya kamu berada disini diantara kami?" Nabi ﷺ menjawab, "Ya." Maka di antara mereka ada yang bertepuk tangan, ada pula yang meletakkan tangannya di atas kepala karena merasa heran mendengar kisah yang mereka anggap dusta itu. Kemudian mereka bertanya.”Dapatkah kamu menyebutkan ciri khas Masjidil Aqsa kepada kami." Di antara mereka ada orang yang pernah bepergian ke negeri itu dan melihat Baitul Maqdis. Rasulullah ﷺ bersabda; bahwa ia terus menerus menceritakan kepada mereka ciri-ciri khas masjid Masjidil Aqsa , hingga ada sebagian ciri khasnya yang terlupakan oleh Nabi ﷺ Lalu Masjidil Aqsa ditampakkan kepada Nabi ﷺ , dan Nabi ﷺ memandangnya, hingga gambar Masjidil Aqsa diletakkan di dekat rumah Aqil, atau Iqal. Maka Nabi ﷺ menyebutkan ciri-ciri khasnya seraya melihat ke arah gambaran tersebut. Perawi mengatakan bahwa ada suatu ciri khas yang terlupakan olehnya. Orang-orang Quraisy berkata, "Demi Allah, ciri khas yang disebut­kannya mengenai Baitul Maqdis adalah benar." Imam Nasai menceritakan hadits melalui Auf bin Abu Jamilah yaitu Al-A'rabi dengan sanad yang sama. Imam Baihaqi meriwayatkannya juga melalui hadis An-Nadr bin Syumail dan Hauzah, dari Auf, yaitu dari Ibnu Abu Jamilah Al-A'rabi, salah seorang imam yang berpredikat tsiqah. والله أعلم.... Di kutib dari Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Isra': 1 Insyaallah bersambung....