Senin, 07 November 2016

IBNU MAS'UD MENTAHRIF AL-QUR’AN

BENARKAH SAHABAT IBNU MAS'UD MENTAHRIF AL-QUR’AN Ada beberapa riwayat yang menyebutkan bahwasanya "Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu tidak menulis surat al-Falaq dan surat an-Nas (Mu'awwidzatain) di dalam mushafnya". Dan hal ini menyebabkan adanya beberapa dari sahabat-sahabat kita yang mengatakan bahwa Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu mentahrif al-Qur’an. Benarkah demikian ?? Imam Bukhari dan Imam Nasa'i meriwayatkan. Telah menceritakan kepada kami Asim bin Zur bahwa ia pernah berkata kepada Ubay bin Ka' ab, "Hai Abul Munzir, sesungguhnya saudaramu Ibnu Mas'ud mengatakan begini dan begitu." Ubay bin Ka'ab menjawab, "Aku pernah bertanya kepada Nabi ﷺ , maka beliau menjawab, Telah dibacakan surat tersebut padaku, kemudian aku membacanya, dan kami membaca seperti apa yang dibaca oleh Rasulullah ﷺ ." Menurut pendapat yang terkenal dari kalangan mayoritas ulama Qiraah dan ulama ahli fiqih, "bahwasanya Ibnu Mas'ud tidak mencatat surat al-Falaq dan surat an-Nas ( Mu'awwidzatain) di dalam mushafnya, barangkali dia belum pernah mendengarnya langsung dari Nabi ﷺ dan berita tentang keduanya tidak mutawatir menurutnya, namun pada akhirnya Ibnu Mas'ud mencabut kembali pendapatnya dan mengikut pendapat mayoritas sahabat radhiyallahu anhum. Karena sesungguhnya para sahabat telah menetapkan surat Mu'awwidzatain di dalam mushaf-mushaf induk dan menyebarkannya ke seluruh penjuru negeri". Jadi sangatlah tidak tepat jika dikatakan bahwasanya Ibnu Mas'ud mentahrif al-Qur’an sebab hal seperti ini bukanlah disebut tahrif, dan apa yang di lakukan oleh sahabat Ibnu mas'ud merupakan bukti adilnya para sahabat-sahabat nabi yang menjunjung tinggi nilai amanat, sehingga beliau tidak mau menuliskan sesuatu yang beliau sendiri tidak menerimanya secara mutawatir. Hadits-hadits yang menjelaskan tentang kedua surat Mu'awwidzatain sangatlah banyak diantaranya seperti yang di riwayatkan oleh Imam Muslim di dalam kitab shahihnya dan juga Imam Tirmizi dan Imam Nasa'i . Dan juga dari berbagai Jalur lain diriwayatkan oleh Imam Ahmad Imam Abu Daud dan imam Nasa'i . Imam Nasa'i juga meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ membaca kedua surat tersebut dalam shalat Subuh. Dan masih banyak hadits-hadits dari jalur yang diriwayatkan dari Uqbah bin amir dan berkedudukan hadits mutawatir. والله أعلم....