Senin, 07 November 2016

KEMBALI KEPADA AL-QURAN DAN AS-SUNNAH

KEMBALI KEPADA AL-QURAN DAN AS-SUNNAH DENGAN CARA NABI ﷺ BUKAN DENGAN CARA WAHABI Didalam Al-Quran di sebutkan: يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْر Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. [QS. Al-Baqarah: Ayat 185] Di dalam kitab shahih Imam Bukhari dan kitab shahih Imam Muslim disebutkan bahwa ketika Rasulullah ﷺ mengutus sahabat Mu'adz bin Jabal dan Abu Musa ke negeri Yaman, Nabi ﷺ berpesan kepada keduanya: " بشرا ولا تنفرا ، ويسرا ولا تعسرا ، وتطاوعا ولا تختلفا " Sampaikanlah berita gembira kepada mereka dan janganlah kamu berdua bersikap yang membuat mereka anti-pati terhadap kalian; permudahlah oleh kalian dan janganlah kamu berdua mempersulit, dan saling bantu-membantu dan jangan sampai kamu berdua berselisih pendapat. Diriwayat-kan oleh Imam Ahmad حدثنا أبو التياح ، سمعت أنس بن مالك يقول رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : " يسروا ، ولا تعسروا ، وسكنوا ولا تنفروا " . Rasulullah ﷺ bersabda: Mudahkanlah dan janganlah kalian mempersulit, dan bersikap simpatilah kalian dan janganlah kalian bersikap tidak disenangi. Di dalam kitab Musnad imam Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: " إِنِّي أُرْسِلْتُ بِحَنِيفِيَّةٍ سَمْحَة ِ" Aku diutus membawa agama yang Al-Hanifiyyah As-Samhah (Agama yang Haq/lurus dan penuh dengan toleransi/murah hati.) Inilah hakikat dakwah dengan kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah. Bukan seperti tradisi dakwah Wahabi yang selalu ber-muram durja dan menyebarkan kebencian serta berlomba-lomba untuk membid'ahkan, mengharamkan serta mensyirikkan umat islam. الله المستعان...