Senin, 07 November 2016

YASINAN

SEMARAK-KAN YASINAN DENGAN HUJJAH HADITS SAHIH Rasullullah ﷺ Bersabda: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : "اقرءوها على موتاكم" يعني يس Bacakanlah surat tersebut terhadap orang-orang yang mati di antara kalian." Yaitu surat yasin" (HR. Abu Daud, Ahmad, Nasa'i dan Ibnu Majah ) Hadis ini Sahih menurut Imam ibnu Hibban dan imam Al-Hakim, dan imam Abu Daud tidak mendhaifkanya. ٤٠٢٦ - عن معقل بن يسار أن النبى صلى الله عليه وسلم قال: " اقرءوا على موتاكم يس ". (بلوغ المرام ١٠٧/١) ** قال الحافظ فى " البلوغ " ١ / ١٠٧: صححه ابن حبان. ** تعقيب: قال عبد القادر الأرناؤوط ١ / ١٢٢: قال ابن علان فى شرح الأذكار قال الحافظ: وأما الحاكم فتساهل فى تصحيحه لكونه من فضائل الأعمال وعلى هذا يحمل سكوت أبو داود والعلم عند الله. Imam An-Nawawi menjelaskan di dalam kitab Al Adzkar mengenai jika imam Abu Daud mendiamkan/ tidak berkomentar terhadap suatu hadits: وقد روينا عنه أنه قال : (ذكرت في كتابي الصحيح وما يشبهه ويقاربه ، وما كان فيه ضعف شديد بينته ، وما لم أذكر فيه شيئا فهو صالح ، وبعضها أصح من بعض) Telah kami riwayatkan dari padanya bahwasanya ia (imam Abu Daud) berkata : "telah kusebutkan di dalam kitab-ku(Sunan Abu Daud) berupa hadits sahih dan yang serupa atau yang mendekati-nya, dan manakala ada yang hadits sangat dhaif maka kuperjelas akan hal itu, namun apabila aku tidak mengomentari/diam akan sesuatu didalamnya maka hal tersebut adalah layak, dan sebagian dari-nya adalah lebih sahih dari sebagian lainnya." Imam An-Nawawi melanjutkan penjelasa-nya : ، هذا كلام أبي داود ، وفيه فائدة حسنة يحتاج إليها صاحب هذا الكتاب وغيره ، وهي أن ما رواه أبو داود في (سننه) ولم يذكر ضعفه فهو عنده صحيح أو حسن ، وكلاهما يحتج به في الأحكام ، فكيف بالفضائل. فإذا تقرر هذا فمتى رأيت هنا حديثا من رواية أبي داود وليس فيه تضعيف ، فاعلم أنه لم يضعفه ، والله أعلم. Ini adalah penggalan kata dari Imam Abu Daud , yang didalamnya terdapat faidah yang baik dan diperlukan oleh pemilik kitab ini dan lainnya juga , bahwasanya apa-apa yang diriwatkan oleh Imam Abu Daud didalam kitab Sunan-nya dan jika dia tidak memberikan catatan dhaif di dalam hadist itu maka hukumnya adalah sahih atau Hasan menurut beliau , dan kriteria sahih dan dhaif ini digunakan didalam argumen yang berkaitan dengan hukum, maka terlebih lagi apabila berkaitan dengan keutamaan-keutamaan. Dan apabila hal ini telah jelas maka apabila engkau melihat sebuah hadist yang diriwayatkan oleh imam Abu Daud dan tidak ada komentar dhaif didalam-nya , maka ketahuilah bahwa ia tidak mendhaifkan hadist tersebut,. والله أعلم .....