Senin, 31 Oktober 2016

TAWASSUL

KHASIAT TAWASSUL DENGAN PERANTARA NABI MUHAMMAD عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍ أَنَّ رَجُلًا ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَنِي قَالَ إِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ لَكَ وَإِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ ذَاكَ فَهُوَ خَيْرٌ فَقَالَ ادْعُهُ فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ فَيُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ Dari Utsman bin Hunaif berkata, "Seorang lelaki buta datang kepada Nabi ﷺ seraya berkata, "Do'akanlah aku agar Allah menyembuhkanku. " Beliau bersabda: "Jika kamu mau maka aku tangguhkan bagimu dan itu lebih baik, dan jika kamu mau maka aku akan do'akan kamu, " ia berkata, "Do'akanlah. " Maka beliau menyuruhnya agar berwudlu dan membaguskan wudlunya, kemudian shalat dua raka'at kemudian berdoalah dengan doa ini : اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ فَتَقْضِي لِي اللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِي.. "Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu dan bertawajjuh kepadaMu dengan perantara Nabimu, Muhammad Nabi pembawa rahmat." Wahai Muhammad, sesungguhnya aku bertawajjuh denganmu kepada Tuhanmu (Tuhanku), agar memenuhi keperluanku ini. Ya Allah, jadikanlah ia penolongku." قَالَ فَفَعَلَ الرَّجُلُ فَبَرَأَ َ Utsman bin Hunaif berkata:" ”Lelaki buta itu mengamalkannya lalu ia pun sembuh.” Hadis sahih ini di Riwayatkan dalam beberapa periwayat hadis dengan beberapa perbedaan lafadz di antaranya di riwayatkan oleh ; Imam Ahmad di dalam Kitab MusnadNya. Imam At-Tirmidzi dalam Tuhfatul Ahwadzi Syarh Jami’ At-Tirmidzi dan beliau berkata : "hadis hasan shahih gharib". An-Nasa'i dalam Amalul Yaum wal Laylah dan as-Sunanul Kubra. Ibnu Khuzaimah di dalam ShahihNya. Ibnu Majah dalam SunanNya. Al-Hafidz Al-Hakim dalam Al-Mustadrak ala Shahihain dan beliau berkata : “­sha­hih ala syarthil Bukhari wa Muslim”. صلوا على النبي......