Senin, 31 Oktober 2016

TAHLILAN

AMALIYAH TAHLILAN Tradisi membaca tahlil atau biasa di sebut tahlilan adalah suatu bentuk amaliyah yang di himpun dari Al-Quran dan As-sunnah. Setiap apa-apa yang di baca dalam acara tahlilan seperti surat-surat Al-Qur'an serta dzikir- dzikir dan doa-doa, kesemua Hal tersebut di himpun berdasarkan anjuran dan sunnah Nabi ﷺ yang di kemas sebagai metode dakwah, agar manusia tidak menyia-nyiakan waktu hanya dengan berkumpul-kumpul di rumah duka tanpa mendapatkan manfaat dari perkumpulan tersebut bahkan bisa mendatangkan dosa jika perkumpulan tersebut di gunakan untuk membicarakan hal yang sia-sia atau di gunakan untuk ngibah,naminah dan fitnah, dan tidak di pungkiri jika manusia berkumpul di suatu tempat tanpa ada kegiatan yang jelas, perkumpulan tersebut akan berpotensi banyak membicarakan hal-hal yang tidak bermanfa'at. Metode dalam menghimpun suatu amaliyah berdasarkan As-sunnah seperti ini, sudah pernah di contohkan oleh para salaf kita diantaranya adalah: Usaha Khalifah Sayyidina Umar bin Khattab رضي الله عنه .yang telah berhasil menggumpulkan kaum muslim melakukan shalat tarawih berjama'ah dan di lestarikan secara turun-temurun sampai saat ini, hal ini merupakan suatu bentuk metode dakwah yang di himpun dari As-Sunnah, dan tidak ada satupun sahabat Nabi ﷺ yang lain di zaman itu yang menvonis bahwa hal itu suatu perbuatan bid'ah kendati beliau sendiri mengatakan bahwa : نعمت البدعة هذه... Sebaik-baik bid'ah adalah ini. Begitu halnya juga dengan Tahlilan merupakan amaliyah yang di himpun dari Al -Quran dan As-Sunnah di lestarikan secara turun-temurun sampai saat ini, sungguh Naif jika ada satu amaliyah yang di himpun berdasarkan Al-Quran dan As-sunnah di sebut suatu perbuatan bid'ah dan sesat, sungguh tuduhan ini hanya berdasarkan dzon/dugaan semata tanpa di dasari bukti yang nyata ! Semoga kita selalalu dalam lindunggan Allah ﷻ dan di jauhkan dari prasangka buruk terhadap sesama umat islam . وبالله التوفيق ....